Jakarta, KompasOtomotif - Melakukan perjalanan jauh
dengan sepeda motor, merupaka akvitas yang menyenangkan bagi Ivan
Hardjadinata. Untuk itu, ia membeli Kawasaki ER6 keluaran 2012 dan
langsung dimodifikasi agar bisa diajak pelesir dengan mantap. "Tujuan
utama saya memodifikasi untuk keselamatan dan mendapatkan stabilitas,"
jelas pengusaha brankas ini.
Keselamatan
Bagian pertama yang diganti adalah kampas dan master rem atas dengan
produk Brembo. Sedangkan piringan pakai merek Braking, selang rem Hell
dan tabung rem Rizoma.
Pengaman lain yang ditambahkan, pelindung tangan Acerbis khusus turing. "Alat ini bisa menepis angin. Maklum sudah berumur,
nggak
kuat dingin," cerita pria berumur di atas 40 tahun ini. Untuk menjaga
agar kaki tidak tertindih sepeda motor ketika jatuh, dipasang pula
penahan mesin (
engine slider) Rizoma di kanan-kiri. Penutup mesin juga diberi pelindung dari serat karbon Leovince agar kaki tidak disengat panas mesin.
Stabilitas
"Banyak pemakai ER6 langsung mengganti ban karena dianggap daya
cengkramnya kurang. Setelah saya coba, ternyata penyebabnya suspensi,"
beber pria murah senyum ini. Sokbreker pun diganti dengan merek Ohlin
yang bisa disetel kekerasan dan ketinggiannya. Dengan penggantian itu,
bagian belakang tidak mudah 'ngesot' saat manuver pada kecepatan sedang
dan tinggi.
Untuk setang liar saat melewati jalan bergelombang dan rusak, dipasang pula
steering damper keluaran Hyper Pro. Ditambah lagi dengan
shock stabilizer dari Biker.
Performa
Target utama, memperoleh tarikan awal (torsi) yang pas. "Harus mantap!
Jadi kalau menyusul, kita yakin karena tarikannya lebih panjang,"
tegasnya. Knalpot pun diganti dengan Leovince agar 'napas' lebih plong
dan suara
ngebass. Filter udara pilih DNA. Sproket belakang
diganti dengan jumlah giri lebih sendiri 45 (standar 46). Tujuannya,
untuk memperoleh tarikan lebih panjang. Terakhir, memasang
Engine Control Unit (ECU) dengan
piggyback dan
autotune Dyno jet. Ternyata, tenaga mesin bertambah 10 PS.
Kosmetik
Selanjutnya dipasang pula boks Givi di samping dan di belakang untuk
menyimpan bawaan selama turing. "Selama pemasangan benar dan cocok, akan
terlihat harmonis," tambahnya. Untuk memperoleh kenyamanan duduk dan
mencegah selip, jok dilapisi kulit dari Luimoto.
Modifikasi dilakukan secara bertahap dan diperkirakan menghabiskan dana Rp 50 juta lebih.
"Semua yang saya pakai benar-benar bermanfaat. Setiap ganti langsung
saya rasakan perubahannya. Jika kurang pas, saya cari yang lain untuk
menunjang hobi turing saya," tutup Ivan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
WARNING >
komentar anda tidak boleh mengandung unsur
1.penghinaan/melecehkan
2.spamming (spam comment)
marilah berkomentar sewajarnya saja dengan sopan santun